Cara Mengatasi Jerawat Batu – Jerawat batu di pipi sering terasa lebih mengganggu dibandingkan jerawat biasa. Benjolannya cenderung keras, dalam, merah, dan terasa nyeri. Selain itu, jerawat jenis ini juga dapat meninggalkan bekas jika ditangani secara keliru.
Secara medis, jerawat batu sering berkaitan dengan jerawat nodul atau kistik. Kondisi tersebut terjadi ketika peradangan berkembang lebih dalam di kulit. Karena itu, perawatannya membutuhkan pendekatan yang lebih hati-hati. Lantas, bagaimana cara mengatasi jerawat batu di pipi dengan tepat? Yuk simak!
Penyebab Jerawat Batu Muncul di Area Pipi
Produksi Minyak Berlebih
Kulit di area pipi bisa menghasilkan minyak dalam jumlah yang terlalu banyak. Minyak ini dapat menyumbat pori-pori bersama kotoran dan sel kulit mati. Akibatnya, bakteri penyebab jerawat lebih mudah berkembang di dalam kulit. Kondisi tersebut kemudian memicu munculnya jerawat batu yang besar dan terasa sakit.
Perubahan Hormon
Perubahan hormon sering menjadi penyebab munculnya jerawat batu. Hal ini biasanya terjadi saat pubertas, menstruasi, atau kehamilan. Hormon yang tidak stabil membuat produksi minyak di wajah meningkat. Akibatnya, pori-pori menjadi mudah tersumbat dan meradang.
Kebiasaan Menyentuh Wajah
Tangan yang kotor dapat membawa bakteri ke permukaan kulit wajah. Saat wajah sering disentuh, bakteri lebih mudah masuk ke pori-pori kulit. Selain itu, gesekan dari ponsel atau bantal juga bisa memperparah jerawat. Karena itu, menjaga kebersihan tangan dan benda di sekitar wajah sangat penting.
Pola Makan Tidak Sehat
Makanan tinggi gula dan lemak dapat memperburuk kondisi jerawat batu. Konsumsi makanan olahan juga bisa meningkatkan produksi minyak pada kulit. Selain itu, beberapa orang lebih mudah berjerawat setelah mengonsumsi makanan pedas atau produk susu. Oleh sebab itu, pola makan sehat sangat membantu menjaga kesehatan kulit wajah.
Stres Berkepanjangan
Stres yang berlebihan dapat membuat jerawat semakin parah. Saat stres, tubuh menghasilkan hormon yang memicu produksi minyak lebih banyak. Akibatnya, pori-pori lebih mudah tersumbat dan meradang. Karena itu, mengelola stres dengan baik penting untuk menjaga kulit tetap sehat.
Kebiasaan yang Perlu Dihindari Saat Muncul Jerawat Batu

Ketika jerawat batu muncul, keinginan untuk memencet benjolan memang sulit ditahan. Namun, tindakan tersebut justru dapat membuat peradangan semakin parah. Oleh sebab itu, beberapa kebiasaan berikut sebaiknya dihindari agar kondisi kulit tidak semakin buruk.
1. Memencet atau Menusuk Jerawat
Pertama, hindari memencet atau menusuk jerawat batu menggunakan tangan. Tekanan tersebut dapat menyebabkan luka dan membuat peradangan menyebar ke jaringan sekitar. Selain itu, kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko munculnya bekas jerawat atau jaringan parut. Karena itu, jerawat sebaiknya dibiarkan dan ditangani menggunakan perawatan yang sesuai.
2. Menggosok Wajah Terlalu Keras
Selanjutnya, hindari penggunaan scrub kasar ketika kulit sedang mengalami jerawat meradang. Gesekan yang terlalu kuat dapat mengiritasi permukaan kulit dan membuat kemerahan semakin terlihat. Bahkan, kondisi tersebut dapat membuat kulit terasa lebih perih dan tidak nyaman. Sebaliknya, gunakan pembersih wajah yang lembut untuk menjaga kebersihan kulit.
3. Mencoba Banyak Produk Sekaligus
Kemudian, jangan langsung menggunakan banyak produk jerawat secara bersamaan. Beberapa bahan aktif dapat menyebabkan kulit kering atau iritasi ketika digunakan secara berlebihan. Akibatnya, kondisi kulit justru menjadi semakin sulit dikendalikan. Karena itu, gunakan produk secara bertahap dan berikan waktu untuk melihat respons kulit.
4. Menggunakan Produk yang Menyumbat Pori
Selain itu, perhatikan kosmetik dan produk perawatan yang digunakan setiap hari. Produk dengan formula yang terlalu berat dapat berpotensi menyumbat pori pada sebagian orang. Oleh sebab itu, produk berlabel non-komedogenik dapat menjadi pilihan bagi kulit yang mudah berjerawat. Dengan begitu, risiko munculnya sumbatan pada pori dapat diminimalkan.
Cara Mengatasi Jerawat Batu di Pipi

1. Gunakan Produk Kandungan Benzoyl Peroxide
Benzoyl peroxide adalah bahan yang membantu membunuh bakteri penyebab jerawat. Produk ini tersedia dalam bentuk sabun wajah, gel, atau krim. Gunakan produk secukupnya pada area yang berjerawat secara rutin. Namun, hindari penggunaan berlebihan karena bisa membuat kulit kering dan iritasi.
2. Kompres Es Batu Meredakan Peradangan
Es batu dapat cara mengatasi jerawat batu mengurangi bengkak dan rasa nyeri pada jerawat batu. Bungkus es dengan kain bersih sebelum ditempelkan ke kulit wajah. Kompres area jerawat selama beberapa menit secara perlahan. Cara ini membantu meredakan peradangan agar jerawat terasa lebih nyaman.
3. Terapkan Retinoid Topikal Secara Teratur
Retinoid adalah produk berbahan vitamin A yang membantu membersihkan pori-pori. Produk ini bekerja mempercepat pergantian sel kulit mati. Penggunaan retinoid biasanya dilakukan pada malam hari secara rutin. Saat memakai retinoid, jangan lupa menggunakan tabir surya di pagi hari.
4. Jangan Memencet Jerawat Batu
Memencet jerawat batu dapat membuat peradangan semakin parah. Tindakan ini juga bisa mendorong bakteri masuk lebih dalam ke kulit. Selain itu, bekas luka dan noda hitam lebih mudah muncul setelah jerawat dipencet. Karena itu, biarkan jerawat sembuh dengan perawatan yang tepat.
Perawatan agar Jerawat Batu di Pipi Tidak Kambuh
Rutin Membersihkan Wajah Dua Kali Sehari
Membersihkan wajah secara rutin membantu mengurangi minyak dan kotoran di kulit. Gunakan sabun wajah yang lembut agar kulit tidak iritasi. Cuci muka setiap pagi dan malam secara teratur. Hindari menggosok wajah terlalu keras karena bisa merusak kulit.
Selalu Gunakan Tabir Surya
Paparan sinar matahari dapat memperparah bekas jerawat dan iritasi kulit. Karena itu, gunakan tabir surya setiap hari sebelum beraktivitas. Pilih sunscreen yang ringan dan tidak menyumbat pori-pori. Gunakan kembali tabir surya jika terlalu lama berada di luar ruangan.
Jaga Kebersihan Benda yang Menyentuh Wajah
Sarung bantal dan handuk wajah perlu dicuci secara rutin agar tetap bersih. Benda-benda tersebut bisa menjadi tempat berkumpulnya bakteri dan kotoran. Selain itu, bersihkan layar ponsel karena sering menempel di area pipi. Kebiasaan menjaga kebersihan membantu mengurangi risiko jerawat muncul kembali.
Konsumsi Makanan Bergizi dan Minum Air yang Cukup
Kulit sehat juga dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi setiap hari. Perbanyak makan buah, sayur, dan makanan bergizi seimbang. Minum air putih yang cukup juga membantu menjaga kelembapan kulit. Sebaiknya kurangi makanan berminyak dan terlalu manis agar kulit tetap sehat.
Kelola Stres dengan Aktivitas Positif
Stres dapat memicu jerawat menjadi lebih mudah muncul. Karena itu, lakukan aktivitas yang membuat pikiran lebih rileks dan tenang. Olahraga, meditasi, atau tidur cukup dapat membantu mengurangi stres. Dengan tubuh dan pikiran yang sehat, kondisi kulit juga menjadi lebih baik.
Baca Juga: Cek Penyebab Jerawat Sering Muncul
Ingin memiliki kulit wajah yang lebih sehat, cerah, dan terawat? Atau masih bingung menentukan perawatan yang paling sesuai dengan kondisi kulit Anda? Segera hubungi Miracle Clinic Manado dan konsultasikan kebutuhan kulit Anda bersama tenaga profesional yang berpengalaman. Dapatkan rekomendasi perawatan yang tepat, aman, dan disesuaikan dengan kondisi kulit untuk membantu mewujudkan hasil yang optimal.
Penutup
Jerawat batu di pipi memang bisa terasa menyebalkan dan memengaruhi rasa percaya diri. Namun demikian, kondisi ini sangat bisa diatasi jika ditangani dengan cara yang tepat dan konsisten. Memahami penyebabnya, menerapkan cara mengatasi jerawat batu yang efektif, serta menjaga rutinitas perawatan yang baik adalah kunci utamanya.







